Skip to main content

Posts

CAPITAL FLOW AND MACROECONOMIC STABILITY IN INDONESIA

1. Latar Belakang Fenomena aliran modal (capital flow) di suatu negara merupakan hal yang selalu menarik untuk dibahas.Penalver (2003) bahwa capital flow yang terjadi di negara-negara berkembang (emerging market) terjadi dalam suatu siklus tertentu yang disertai dengan ledakan peminjaman (boom in lending) yang tidak jarang disertai dengan krisis keuangan (financial crises) di masa depan. Dalam periode belakangan ini meningkatnya tantangan bagi perekonomian di negara-negara berkembang (emerging market economies) juga disebabkan perlunya pengawasan terhadap recovery capital inflow menuju kawasan ini semenjak terjadinya sudden stop di akhir tahun 2008 dan di awal 2009 (Ostry, et al, 2011).Sebagai ilustrasi, capital inflow dapat meningkatkan investasi domestik (Mileva, 2008), dapat meningkatkan likuiditas dan mengurangi cost of capital (Bekaert dan Havey, 2000), menimbulkan collateral benefits , dan berujung pada peningkatan pertumbuhan ekonomi (Ito, 1999). Namun disisi lain, capital inflow...

Indonesia-Demographic, Bonus atau Disaster?

Asian'sLonely Heart Satu hal yang menarik membaca majalah The Economist tertanggal 20 Agust 2011 memang saya baru membacanya tadi pagi, telat memang, itupun juga gara2 iseng nginstalnya di Henpon ada yang lucu d salah satu artikelnya, "Asian's Lonely Hearth" Kalo dibaca-baca dan sesuai judulnya, kira2 begini... banyak manusia2 di Asia yang kesepian, dalam arti harfiah Apakah itu mem"bujang" atau meng"gadis" melewati ambang batas pola primordial selama ini Dalam bahasa gampang nya, mereka gak dapat bahkan gak mau menjalin hubungan ampe mereka udah cukup umur Ini terjadi terutama di negara2 Asia yang tergolong berpendapatan tinggi, atau di negara2 dengan pendapatan perkapita penduduknya melebihi US$10000 negara-negara tersebut seperti Jepang, Taiwan, Singapura dan Hongkong Jika tidak salah, sekitar 20% (bahkan lebih) dari wanita di negara2 tersebut yang berumur 30 tahun keatas tidak memiliki pendamping hidup (dalam bhs indonesia nya=suami) Aneh, ya.....

KREDIBILITAS BANK INDONESIA DALAM MENCAPAI SASARAN INFLASI PERIODE JANUARI 2009-JANUARI 2010 (SUATU TINJAUAN DESKRIPTIF)

I. Pendahuluan Krisis moneter yang terjadi sejak pertengahan tahun 1997 memberi banyak pelajaran bagi Indonesia, salah satu di antaranya adalah perubahan fundamental dalam perumusan kebijakan moneter. Jika sebelum krisis, kebijakan moneter diarahkan untuk mecapai atau merealisasikan tujuan ganda (multiple objectives) antara lain: pertumbuhan ekonomi, perluasan kesempatan kerja, stabilitas moneter, keseimbangan neraca pembayaran dan tujuan-tujuan pembangunan lainnya, maka sejak UU No. 23/1999 yang kemudian diamandemen menjadi UU No.3/2004 Tentang Bank Indonesia diberlakukan, kebijakan moneter di Indonesia diarahkan pada satu tujuan (single target) yaitu mencapai dan memelihara inflasi yang rendah dan stabil. Disamping itu, untuk menjaga tingkat kestabilan inflasi, kredibilitas bank sentral pun patut menjadi perhatian. Ada beberapa bentuk pengukuran kredibilitas. Diantaranya diukur dari pencapaian realisasi inflasi dan dari peringkat utang pemerintahnya (Carare dan...

impact of exchange rate pass-through into indonesia domestic market with china&usa

as we know..exchange rate as a channel of fluctuation into domestic prices also,exchangerate as an insentive or disinsentive of one nation trade-map China&USA is d most active nation who's trading with indonesia and for more,rupiah,renmimbi and usd would be affect to buy-sell good among 3 countries so.. lets check what would be done if i have resisting make a research about d "impact of d exchangerate pass through among Indonesia,China,and USA trade map by Rupiah,Renmimbi,and USD cycle"... *mari berusaha..mari berdoa..amin*

aspek ekonomis rokok-suatu perspektif ganjil

Tak ada salahnya berpikiran beda dan bahkan terbalik dari cara pandang biasanya Hal ini dilakukan hanya sebagai salah satu alternatif pemilihan jalan hidup....(ckckckckck) Namun patut dicatat disini, bahwa tulisan ini bukan suatu hal provokatif, hanya sebagai suatu perbandingan pemikiran Telah sama2 diketahui bahwa merokok akan merugikan kesehatan Namun pernahkah kita sedikit berpikir bahwa rokok, merokok, dan hal-hal berkaitan dengannya juga memiliki hal-hal positif (Hah???)....... Mari kita uraikan sedikit demi sedikit Pertama, produk pembentuk rokok itu sendiri Tembakau....... Menurut data dari BPS dan lembaga demografi UI tahun 2008, jumlah petani tambakau berjumlah lebih kurang 680ribu orang Walau hanya mencapai angka 1,7% dari total jumlah petani di Indonesia Namun jumlah tersebut tak dapat dianggap kecil Dan dengan jumlah ini, masih saja industri rokok nasional mengimpor 35% tembakau dari Zimbabwe Artinya masih ada peluang untuk meningkatkan jumlah petani tembakau dalam negeri...